Eyang

Teruntuknya, 

yang kini telah tiada


Apa kabar disana?

Semoga bahagia,

Berkumpul kembali bersama mereka yang kau cinta.


25 juli 2021,

Kali terakhir kita bertemu,

Kali terakhir aku menyentuhmu.


Sebelum akhirnya,

Kau berjuang mempertahankan nyawa,

Tanpa keluarga,

Sembilan hari lamanya.


2 agustus 2021,

Sebuah panggilan membawa kabar bahagia,

Kau telah membaik, katanya.


Aku berangkat,

Menuju tempatmu beristirahat,

Rumah sakit tempatmu dirawat.


Sayang, mereka berbohong dengan mengatakanmu baik-baik saja

Agar keluarga merasa lega, katanya.


Kabar duka menyelimuti pagi itu.

Kau menyerah, 

Setelah melawan sakit yang parah.

Tak ada yang bisa kami lakukan selain pasrah.


Tangisan pecah,

Di tempat yang kau sebut rumah.


Aku merindukanmu setiap harinya,

Mengharap kau masih ada,

Mengulang kembali semua momen bahagia bersama.


Semoga tenang dan bahagia engkau di sana,

Berdoa agar kita dapat bertemu di surga,

Semoga.


Bekasi, 5 Februari 2022


Zahwa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Separuh

Masih Dirimu, Bu.

Opsi