Masih Dirimu, Bu.

 Bu, aku tau ini berat bagimu.

Aku tau, bukan ini yang kau mau.

Aku tau, air matamu luruh disepertiga malammu.

 

Tapi bu, aku butuh dirimu.

Aku butuh ibu untuk temani aku berjuang.

Jika kau tak mau, dengan siapa aku bisa berpegang?

 

Bu, aku juga ingin bercerita banyak hal padamu.

Tapi rasanya lidahku kelu.

Selama ini, aku selalu berfokus pada kesedihanmu.

Hingga lupa pada kesedihanku diriku.

Aku juga lupa bahwa aku juga butuh didengar,

Bahkan lupa bahwa aku juga butuh bersandar.

 

Bu, aku tau aku hanya menjadi beban.

Maaf karena saat ini yang bisa ku lakukan hanya bertahan.

Maaf aku belum bisa dibanggakan.

Maaf aku tak tumbuh seperti yang kau harapkan.

 

Bu, aku hilang arah.

Aku tak tau dimana dulu yang ku sebut rumah.

Bu, aku lelah.

Aku ingin menyerah.

Jangan paksa aku untuk berjuang,

Aku ingin pulang.

 

November 2023,

Zahwa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Separuh

Opsi